Pengiriman Internasional: Paket dan Layanan

Terakhir Diperbarui:

Pengiriman-Internasional

Pengiriman internasional adalah layanan pengiriman lintas batas yang memindahkan barang dari satu negara ke negara lain melalui angkutan udara, angkutan laut, atau kombinasi keduanya. Waktu pengiriman internasional berkisar tiga hingga tiga puluh hari tergantung rute dan tingkat layanan. Layanan pengiriman internasional mencakup pengurusan bea cukai, bea masuk impor, dan dokumentasi lintas batas.

Pengiriman kargo lebih tepat digunakan dibandingkan dengan pengiriman paket internasional ketika volume barang besar atau tujuannya untuk keperluan impor grosir. Jasa cargo atau forwarder umumnya memiliki tarif yang lebih murah untuk volume besar, meski waktu tempuh lebih lama dibanding kurir ekspres. Sebaliknya, pengiriman paket internasional cocok untuk barang satuan atau bernilai tinggi yang membutuhkan kecepatan pengiriman.

Memilih layanan pengiriman internasional terbaik bisa dimulai dari mencocokkan jenis barang dengan moda transportasi yang tersedia. Bandingkan biaya, waktu transit, fitur yang disediakan, kelengkapan dokumen bea cukai, dan reputasi penyedia jasa.

Deliveree membantu pengiriman tahap darat sebelum kargo diberangkatkan ke luar negeri. Kami bisa menjemput barang dari titik asal dan mengantarkannya ke pelabuhan, bandara, atau titik konsolidasi ekspor.

 

Apa itu Pengiriman Internasional?

Pengiriman internasional adalah transportasi barang antarnegara yang menggunakan jaringan logistik global dan proses bea cukai. Layanan pengiriman internasional memungkinkan pengiriman dari satu negara ke negara lain melalui jalur udara atau laut. Setiap pengiriman lintas batas wajib mengikuti regulasi yang berlaku, mulai dari deklarasi bea cukai hingga pembayaran bea masuk dan pajak impor di negara tujuan.

Layanan pengiriman internasional mendukung perdagangan global, sehingga transaksi ekspor dan impor bisa berjalan tanpa batasan geografis. Seiring berkembangnya platform e-commerce cross-border, akses internasional juga meningkat. Sehingga pengusaha di Indonesia bisa menjual produk langsung ke konsumen di negara lain tanpa harus membangun gudang di luar negeri.

 

Bagaimana Pengiriman Internasional Bekerja?

Pengiriman internasional bekerja dengan memindahkan barang melalui jaringan transportasi dan prosedur bea cukai sampai barang tersebut diterima oleh penerima. Prosesnya dimulai dari penjemputan barang di negara asal, dilanjutkan ke fasilitas sortir, lalu diberangkatkan melalui jalur udara atau laut menuju negara tujuan.

Proses bea cukai wajib dilalui di negara pengirim maupun di negara penerima. Setiap tahap logistik dikoordinasikan antara kurir, maskapai atau perusahaan pelayaran, dan otoritas bea cukai agar barang tidak tertahan di pelabuhan atau bandara. Koordinasi logistik mencakup pengecekan dokumen sebelum barang dilepas ke tahap berikutnya.

Pengiriman lintas negara harus membayar bea masuk dan pajak sesuai nilai barang. Di Indonesia, peraturan Bea Cukai menyatakan barang kiriman dengan nilai pabean di atas USD 3 dikenakan bea masuk sebesar 7,5% dan Pajak Pertambahan Nilai 12%. Barang yang bernilai di bawah USD 3 dibebaskan dari bea masuk.

 

Layanan Apa yang Termasuk dalam Pengiriman Paket Internasional?

Layanan yang termasuk dalam pengiriman paket internasional terdiri dari beberapa tahapan yang berurutan sejak barang diserahkan oleh pengirim hingga sampai ke penerima. Setiap tahapan melibatkan pihak yang berbeda, mulai dari kurir lokal hingga mitra pengiriman di negara tujuan.

  • Penjemputan paket: menerima kiriman dari pengirim di lokasi asal.
  • Transportasi: memindahkan barang antarnegara melalui jalur udara, laut, atau darat.
  • Proses bea cukai: menangani persyaratan perbatasan, termasuk pengajuan dokumen dan pembayaran pajak impor.
  • Pelacakan: memantau perkembangan status kiriman sepanjang perjalanan.
  • Pengantaran akhir: mengantarkan barang ke alamat penerima di negara tujuan.

Tahap layanan tersebut umumnya sudah termasuk dalam satu harga saat memesan pengiriman internasional. Pastikan apakah penyedia jasa menyediakan pelacakan hingga tahap akhir, karena tidak semuanya memberikan visibilitas penuh setelah barang memasuki proses bea cukai negara tujuan.

 

Kapan Anda Harus Menggunakan Pengiriman Kargo Daripada Pengiriman Paket Internasional?

Pengiriman kargo lebih tepat digunakan ketika kiriman berukuran besar, berat, atau dalam jumlah banyak. Pengiriman paket lebih cocok untuk barang berukuran kecil yang dikirim satuan, seperti dokumen atau produk ritel bernilai tinggi.

Ukuran dan volume kiriman menjadi penentu utama pilihan layanan. Sebagai contoh, penyedia jasa bisa menetapkan batas berat maksimum 30 kg per koli untuk tujuan internasional, sementara untuk kiriman yang lebih besar, umumnya diarahkan ke layanan kargo dengan tarif volumetrik berbeda.

Biaya pengiriman internasional bisa lebih hemat lewat jalur kargo untuk kiriman besar karena tarif per kilogram akan menurun pada volume yang tinggi. Logistik juga menjadi efisien ketika bisnis mengonsolidasikan banyak barang kecil ke dalam satu pengiriman kargo, dibandingkan dengan mengirim satu per satu lewat pengiriman paket yang tarifnya dihitung per paket.

 

Apakah Pengiriman Internasional Mencakup Dokumen dan Barang?

Ya, pengiriman internasional dapat mencakup dokumen maupun barang fisik. Ketersediaan layanan tergantung pada penyedia jasa yang digunakan. Dokumen seperti kontrak, sertifikat, atau surat resmi bisa dikirim melalui layanan ekspres dengan penanganan khusus. Produk fisik seperti barang konsumen atau sampel bisnis juga bisa dikirim selama tidak termasuk kategori yang dibatasi oleh negara tujuan.

Opsi pengiriman bervariasi sesuai kebutuhan pengirim, mulai dari layanan ekspres khusus dokumen hingga kargo campuran untuk pengiriman gabungan. Transportasi internasional juga bersifat fleksibel karena pengirim bisa memilih moda dan layanan sesuai jenis kiriman.

 

Apa Proses untuk Mengirim Paket ke Negara Lain?

Proses mengirim paket ke negara lain terdiri dari beberapa langkah yang berlaku di hampir semua jasa ekspedisi internasional.

  1. Siapkan dan kemas barang secara aman. Gunakan bahan pelindung seperti bubble wrap dan kotak yang kokoh agar barang tidak rusak selama perjalanan lintas negara.
  2. Cantumkan detail pengirim dan penerima. Tuliskan nama, alamat lengkap, termasuk jalan, kota, provinsi, negara, kode pos, dan nomor kontak yang bisa dihubungi kurir.
  3. Lengkapi dokumen pengiriman yang diperlukan. Siapkan invoice komersial, packing list, dan dokumen identitas sesuai jenis barang yang dikirim.
  4. Serahkan paket kepada kurir. Bawa paket ke service point atau jadwalkan penjemputan lewat aplikasi maupun hotline penyedia jasa.
  5. Lacak kiriman hingga tiba di tujuan. Gunakan nomor resi untuk memantau status pengiriman melalui website atau aplikasi kurir yang digunakan.

Pastikan dokumen sudah lengkap sebelum penjemputan untuk menghindari penundaan di titik pemeriksaan bea cukai negara tujuan.

 

Informasi Apa yang Dibutuhkan Sebelum Melakukan Pengiriman Internasional?

Sebelum mengirim barang ke luar negeri, siapkan beberapa informasi agar proses berjalan tanpa kendala.

  • Detail Pengirim: Mengidentifikasi siapa yang mengirim barang.
  • Detail Penerima: Mengidentifikasi siapa yang akan menerima barang.
  • Informasi Paket: Mencakup berat dan dimensi barang.
  • Deskripsi Barang: Menjelaskan isi paket secara spesifik.
  • Alamat Tujuan: Menentukan lokasi pengantaran akhir.

Kelengkapan data akan menentukan apakah kiriman bisa lolos pemeriksaan bea cukai tanpa penundaan. Data yang tidak lengkap atau tidak konsisten antardokumen menjadi salah satu penyebab utama kiriman tertahan lebih lama dari estimasi awal.

 

Dapatkah Anda Mengirim Paket ke Luar Negeri Tanpa Akun Bisnis?

Ya, individu dapat mengirim paket ke luar negeri tanpa akun bisnis. Banyak jasa ekspedisi yang mendukung pengiriman untuk keperluan pribadi.

Akun bisnis bersifat opsional dan biasanya hanya diperlukan untuk pengiriman rutin dengan kebutuhan pelaporan pajak khusus. Pengiriman pribadi tetap tersedia, seperti ingin mengirim hadiah atau barang pribadi ke keluarga di luar negeri. Pengiriman internasional menjadi lebih praktis karena aksesibilitas yang tinggi.

 

Jenis Barang Apa yang Dapat Dikirim Secara Internasional?

Barang yang dapat dikirim secara internasional terbagi ke dalam beberapa kategori. Kategori ini menentukan jenis invoice, deklarasi, dan pemeriksaan yang berlaku saat barang melewati perbatasan negara.

  • Dokumen: surat resmi dan berkas penting seperti kontrak atau sertifikat.
  • Barang Konsumen: produk ritel dan merchandise yang dijual ke pembeli akhir.
  • Barang Pribadi: perlengkapan rumah tangga milik perorangan.
  • Produk Komersial: persediaan barang milik bisnis untuk keperluan dagang.
  • Sampel: barang contoh yang digunakan untuk demonstrasi produk.

Pengirim tetap perlu memeriksa aturan khusus di negara tujuan, karena sebagian kategori dapat dikenakan bea masuk berbeda dibandingkan dengan barang pribadi bernilai kecil.

 

Bagaimana Barang yang Dibatasi dan Dilarang Ditangani?

Barang yang dibatasi dan dilarang ditinjau berdasarkan regulasi pengiriman yang berlaku. Sebagian barang memerlukan izin khusus, sebagian lainnya langsung ditolak untuk dikirim. Penanganan barang larangan dan pembatasan (lartas) bertujuan melindungi keselamatan publik dan menegakkan aturan hukum antarnegara. Jika barang termasuk kategori terlarang tanpa izin yang sesuai, petugas bea cukai berhak menahan, mengembalikan ke pengirim, atau memusnahkan kiriman tersebut sesuai prosedur yang berlaku.

 

Apakah Semua Produk Diizinkan untuk Pengiriman Internasional?

Tidak, tidak semua produk diizinkan untuk pengiriman internasional. Produk yang termasuk dalam daftar barang dilarang atau dibatasi tidak dapat dikirim ke luar negeri tanpa izin khusus, bahkan sebagian ditolak secara mutlak tanpa pengecualian apa pun.

Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2021 menetapkan bahwa barang yang dilarang diekspor dan diimpor harus memenuhi kriteria terkait perlindungan kesehatan, keselamatan manusia, hewan, ikan, tumbuhan, dan lingkungan hidup, atau berkaitan dengan keamanan nasional. Produk bisa dikirim melalui jalur internasional selama memenuhi persyaratan dokumen yang berlaku. Memastikan produk tidak termasuk dalam daftar pos tarif terlarang dapat menghindari penolakan barang di titik pemeriksaan Bea Cukai.

 

Apa Keunggulan Menggunakan Layanan Kurir Internasional?

Ada beberapa keunggulan dalam menggunakan layanan kurir internasional yang membuat layanan ini menjadi pilihan yang lebih praktis.

  • Kecepatan: Mengantarkan kiriman dengan waktu tempuh yang lebih singkat.
  • Pelacakan: Memberikan visibilitas status kiriman secara real-time.
  • Keandalan: Mendukung konsistensi waktu pengantaran di setiap pengiriman.
  • Keamanan: Melindungi barang selama proses transit lintas negara.
  • Jangkauan Global: Melayani pengiriman ke banyak negara tujuan.

Menggunakan jasa kurir internasional memungkinkan bisnis lebih fokus mengembangkan produk dan strategi pasar. Urusan bea cukai, dokumen, dan logistik lintas negara bisa ditangani oleh penyedia jasa yang sudah berpengalaman.

 

Bagaimana Pengiriman Ekspres Dibandingkan dengan Pengiriman Standar?

Pengiriman ekspres mengutamakan kecepatan pengantaran dibandingkan dengan pengiriman standar. Layanan standar biasanya lebih murah. Pengiriman ekspres internasional umumnya tiba dalam 1 sampai 5 hari kerja melalui kargo udara, sementara pengiriman standar bisa memakan waktu 6 sampai 10 hari kerja. Biaya cenderung meningkat seiring bertambahnya kecepatan, karena layanan ekspres menggunakan penyortiran prioritas dan kapasitas kargo udara khusus yang lebih mahal.

Pilihan pengiriman tetap bervariasi tergantung kebutuhan pengirim. Sebagai contoh, barang bernilai tinggi lebih cocok dikirim lewat jalur ekspres, sementara barang yang tidak terikat waktu bisa memanfaatkan tarif standar yang lebih hemat.

 

Apakah Pengiriman Ekspres Internasional Selalu Lebih Cepat?

Ya, pengiriman ekspres internasional umumnya lebih cepat dibandingkan pengiriman standar karena penanganan prioritas terjadi di sepanjang proses pengiriman. Meski begitu, keterlambatan tetap bisa terjadi akibat faktor di luar kendali kurir, seperti cuaca buruk atau dokumen bea cukai yang belum lengkap di negara tujuan.

Pengiriman memang umumnya lebih cepat lewat layanan ekspres, namun jaminan waktu tempuh bisa berbeda antarpenyedia jasa. Sebagian kurir menawarkan garansi ketepatan waktu hingga 99%, sementara yang lain hanya memberikan estimasi tanpa jaminan pasti. Pelanggan perlu tetap memeriksa kebijakan garansi sebelum memilih layanan ekspres untuk kiriman yang mendesak.

 

Berapa Biaya Pengiriman Internasional?

Biaya pengiriman internasional umumnya berkisar Rp900.000 sampai Rp1.500.000 per paket melalui jalur udara ekspres, tergantung berat dan negara tujuan. Biaya tersebut hanya mencakup tarif transportasi, belum memperhitungkan bea masuk atau pajak impor yang ditanggung penerima di negara tujuan.

Biaya pengiriman internasional dipengaruhi oleh tingkat layanan yang dipilih. Kargo udara ekonomi dari Indonesia ke Amerika Serikat berharga sekitar Rp520.000–Rp1.050.000 per paket kecil, sedangkan layanan ekspres pada rute yang sama bisa mencapai Rp1.150.000–Rp1.500.000.

 

Faktor Apa yang Memengaruhi Tarif Pengiriman Internasional?

Ada beberapa faktor yang menentukan tarif pengiriman internasional. Memahami faktor-faktor ini membantu pengirim memperkirakan biaya sebelum memilih layanan.

  • Berat: Kiriman yang lebih berat dikenakan biaya lebih tinggi.
  • Dimensi: Paket berukuran besar meningkatkan biaya pengiriman.
  • Tujuan: Rute yang lebih jauh membutuhkan biaya lebih besar.
  • Kecepatan Pengiriman: Layanan yang lebih cepat berbiaya lebih mahal.
  • Biaya Bea Cukai: Biaya tambahan bisa berlaku sesuai nilai barang.

Kelima faktor tersebut biasanya digabungkan dalam satu perhitungan tarif akhir. Jasa ekspedisi umumnya membandingkan berat aktual dan berat volumetrik terlebih dahulu, lalu menambahkan biaya tujuan, tingkat layanan, dan potensi bea masuk sebelum menerbitkan total tarif yang harus dibayar pengirim.

 

Dapatkah Ukuran Paket Meningkatkan Biaya Pengiriman?

Ya, ukuran paket dapat meningkatkan biaya pengiriman. Kiriman yang lebih besar membutuhkan lebih banyak kapasitas transportasi. Dimensi paket memengaruhi tarif melalui perhitungan berat volumetrik. Paket besar namun ringan akan tetap dikenakan tarif berdasarkan ruang yang ditempati. Penggunaan ruang kargo juga menjadi penentu utama karena jasa ekspedisi menagih berdasarkan angka yang lebih besar antara berat aktual dan berat volumetrik.

 

Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan Pengiriman Paket Internasional?

Waktu pengiriman paket internasional bervariasi tergantung negara tujuan, kurir, dan jenis layanan yang dipilih. Rute pengiriman akan memengaruhi lama waktu tempuh. Pengiriman ke negara-negara Asia Tenggara umumnya memakan waktu 3 sampai 4 hari, sementara kiriman ke negara di Benua Asia lainnya membutuhkan sekitar 5 sampai 6 hari, dan rute ke luar Asia seperti Eropa atau Amerika bisa mencapai 1 sampai 2 minggu tergantung jalur pengiriman via udara atau laut.

Waktu transit tetap bisa berubah meski sudah diperkirakan sejak awal. Proses bea cukai di negara tujuan sering menambah waktu tunggu tambahan, sehingga pengirim sebaiknya menyediakan buffer waktu beberapa hari di luar estimasi transit untuk menganticipasi keterlambatan.

 

Apa yang Menyebabkan Keterlambatan dalam Pengiriman Luar Negeri?

Keterlambatan dalam pengiriman luar negeri disebabkan oleh beberapa faktor yang bisa terjadi pada hampir semua jalur pengiriman internasional.

  • Pemeriksaan Bea Cukai: proses pemeriksaan dapat memakan waktu lebih lama dari estimasi awal.
  • Kondisi Cuaca: rute transportasi dapat terganggu akibat cuaca buruk.
  • Kesalahan Dokumen: proses pengiriman dapat tertunda karena dokumen tidak lengkap atau salah.
  • Gangguan Transportasi: kendala logistik seperti keterlambatan penerbangan atau kapal dapat terjadi.
  • Musim Sibuk Pengiriman: volume kiriman yang tinggi memperlambat proses pengantaran.

Keterlambatan bisa terjadi terutama dalam musim liburan besar seperti Natal, Tahun Baru, dan Lebaran. Pengiriman bisa dilakukan setidaknya satu minggu sebelum musim liburan karena lonjakan permintaan dapat menambah waktu tunggu hingga beberapa hari.

 

Bagaimana Jaringan Pengiriman Global Memengaruhi Waktu Pengiriman Internasional?

Jaringan pengiriman global dan kargo udara meningkatkan konektivitas antarnegara sehingga dapat mengurangi waktu transit pengiriman. Rute pengiriman menjadi lebih efisien ketika kurir memiliki jaringan hub dan mitra logistik yang luas di berbagai negara.

Efisiensi pengiriman meningkat seiring bertambahnya titik distribusi dan rute layanan. Jaringan yang lebih luas akan mengurangi kebutuhan transit melalui banyak hub perantara, sehingga risiko keterlambatan di setiap titik transfer menjadi lebih kecil.

 

Dapatkah Proses Bea Cukai Memperpanjang Waktu Pengiriman?

Ya, proses bea cukai dapat memperpanjang waktu pengiriman. Persyaratan pemeriksaan berbeda-beda di setiap negara, sehingga durasi tambahan yang muncul juga bervariasi tergantung pada jalur pemeriksaan yang ditetapkan oleh otoritas bea cukai.

Di Indonesia, kiriman yang masuk jalur hijau dapat langsung dikeluarkan dalam waktu 4–8 jam tanpa pemeriksaan fisik, sementara kiriman yang masuk jalur merah memerlukan pemeriksaan fisik dan bisa memakan waktu 3–7 hari kerja. Pemeriksaan dilakukan pada kiriman yang dianggap berisiko tinggi atau memiliki nilai pabean besar.

Keterlambatan juga mungkin terjadi jika dokumen tidak lengkap atau deskripsi barang tidak sesuai dengan isi kiriman sebenarnya. Kepatuhan terhadap ketentuan dokumen dan deklarasi nilai barang dapat mengurangi risiko kiriman masuk jalur pemeriksaan yang lebih lama, sehingga proses bea cukai berjalan lebih cepat dan sesuai estimasi awal.

 

Bagaimana Anda Memilih Layanan Pengiriman Internasional Terbaik?

Memilih layanan pengiriman internasional terbaik dimulai dengan mengenali kebutuhan pengiriman Anda sendiri, mulai dari negara tujuan hingga kecepatan yang diperlukan. Periksa apakah penyedia jasa melayani rute ke negara tujuan yang Anda butuhkan, karena tidak semua kurir menjangkau seluruh negara dengan waktu tempuh yang sama. Bandingkan tarif dari beberapa penyedia jasa. Jangan hanya berpatokan pada harga termurah karena biaya rendah kadang menunjukkan keterbatasan layanan. Cek reputasi dan legalitas penyedia jasa melalui ulasan pelanggan dan izin usaha resmi. Pastikan layanan yang dipilih menyediakan sistem pelacakan real-time, karena visibilitas status kiriman membantu Anda memantau posisi barang selama proses pengiriman berlangsung. Perhatikan pula opsi asuransi dan kebijakan konsolidasi kiriman, terutama jika Anda mengirim barang bernilai tinggi atau dalam volume besar ke luar negeri.

 

Bagaimana Eksportir dan Importir Dapat Memilih Layanan Pengiriman Internasional yang Tepat?

Terdapat beberapa tips untuk eksportir dan importir yang ingin memilih layanan pengiriman internasional yang tepat. Pastikan forwarder memiliki identitas usaha yang jelas. Periksa pengalaman forwarder dalam menangani jenis barang dan rute yang Anda butuhkan, karena forwarder yang sudah familiar dengan komoditas dan negara tujuan tertentu biasanya lebih siap menghadapi kendala bea cukai di lapangan. Pilih forwarder dengan jaringan agen internasional yang kuat, sebab jaringan yang lemah sering memperlambat proses booking ruang kapal atau pesawat. Bandingkan estimasi waktu pengiriman dan prosedur customs clearance dari setiap forwarder sebelum menentukan pilihan, karena kedua faktor ini paling menentukan ketepatan waktu kiriman ekspor atau impor Anda.

Axel Pangilinan

Head of Business Deliveree, berpengalaman 9+ tahun di logistik. Berfokus pada inovasi strategi bisnis Deliveree.

scroll

Blog ini hanya tersedia di bahasa Inggris . Klik dibawah ini untuk melihat di Inggris.

flag indonesia
Kembali