Revenue adalah jumlah total pendapatan kotor yang masuk dari penjualan barang atau penyediaan jasa dalam periode tertentu. Nilai ini dihitung sebelum adanya pengurangan beban biaya apa pun, seperti pajak, diskon, biaya operasional, atau biaya produksi. Angka ini biasanya dipakai untuk melihat skala penjualan dan tren pertumbuhan, terlepas dari apakah bisnis sudah untung atau belum. Berbeda dengan income yang umumnya menggambarkan hasil setelah biaya tertentu dikurangkan.
Kapan Revenue dihitung dan apa manfaatnya?
Revenue digunakan saat bisnis perlu mengukur performa penjualan secara cepat dan konsisten antar periode. Cara hitung paling sederhana adalah:
Harga jual per unit × jumlah unit terjual (atau tarif layanan × jumlah transaksi), lalu dijumlahkan untuk satu periode
Angka revenue ini tidak boleh dianggap sebagai keuntungan murni. Jika angka penjualan tinggi namun laba bersih turun, artinya terdapat inefisiensi dalam pengeluaran. Oleh karena itu, pemantauan angka ini secara berkala membantu manajemen mengambil keputusan strategis, seperti kapan harus melakukan ekspansi pasar atau kapan harus melakukan penataan efisiensi operasional untuk menjaga kesehatan arus kas.
Bagaimana istilah ini terkait dengan Deliveree?
Dalam operasional bisnis, kelancaran distribusi barang merupakan faktor kunci untuk menjaga stabilitas arus kas masuk. Keterlambatan pengiriman atau kerusakan barang sering kali menghambat perputaran modal dan mengurangi potensi pendapatan.
Deliveree dapat membantu bisnis memastikan barang sampai ke tangan konsumen dengan aman dan tepat waktu. Dengan fitur pengiriman on-demand, asuransi kargo, dan optimasi rute, perusahaan dapat menekan biaya operasional logistik sekaligus mempercepat siklus pengiriman. Efisiensi ini secara langsung berkontribusi positif terhadap peningkatan total revenue perusahaan dengan meminimalkan hambatan dalam rantai pasok.
Istilah terkait dalam Kamus Logistik Deliveree
COGS
Logistik Bisnis
Chat