fadli Author's Linkedin

ARTIKEL
GLOSARIUM

Ritase: Konsep dan Cara Hitung dalam Logistik

Ritase adalah ukuran jumlah perjalanan angkut yang mampu diselesaikan satu kendaraan dalam satu hari, satu shift, atau periode operasional tertentu. Angka tersebut dipakai untuk melihat seberapa produktif kendaraan bekerja, apakah waktu jalan sudah optimal, dan apakah kapasitas angkut dimanfaatkan dengan baik. Dalam kegiatan logistik, perhitungan ini membantu perusahaan membaca efisiensi operasional yang penting secara sederhana. Kapan Ritase Digunakan dan Apa Manfaatnya? Konsep ini digunakan saat perusahaan ingin menilai kinerja kendaraan pada pengiriman harian, distribusi proyek, angkutan bahan bangunan, atau rute bolak-balik yang sama. Manfaat utamanya adalah membantu menghitung output kendaraan, membandingkan performa antar armada, dan menemukan hambatan seperti waktu tunggu terlalu lama, muatan tidak penuh, atau rute yang kurang efisien. Secara umum, perhitungan sederhananya dilihat dari total perjalanan yang selesai dalam periode tertentu, lalu dibandingkan dengan waktu kerja dan kapasitas kendaraan. Bagaimana Deliveree Membantu Pengelolaan Ritase? Layanan Deliveree mendukung pengelolaan produktivitas kendaraan melalui pilihan armada yang beragam, pemesanan yang fleksibel, dan visibilitas status pengiriman dalam aplikasi. Pendekatan ini membantu bisnis menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan muatan dan rute agar perjalanan angkut lebih terencana. Saat operasi lebih tertata, pemakaian kendaraan dapat dipantau dengan lebih mudah dan keputusan pengiriman menjadi lebih efisien. Istilah Terkait dalam Kamus Logistik Deliveree Scheduling  Fleet  TMS  Kembali ke Kamus Logistik > > >

Definisi lengkap →

Risk Appetite: Pengertian & Contoh Penerapannya

Risk appetite adalah tingkat risiko yang bersedia diterima perusahaan saat mengambil keputusan bisnis untuk mencapai target. Istilah ini membantu manajemen menetapkan batas “seberapa jauh” langkah yang masih dianggap wajar, agar pertumbuhan tetap berjalan tanpa mengorbankan stabilitas operasional. Kapan istilah ini digunakan dan apa manfaatnya? Risk appetite digunakan saat menyusun strategi, menyetujui proyek, menetapkan anggaran, atau membuat kebijakan operasional. Manfaatnya terasa ketika organisasi perlu menyeimbangkan peluang dan konsekuensi, misalnya saat memperluas area layanan, menambah vendor, atau mengubah proses kerja. Batas yang jelas membuat keputusan lebih konsisten antar tim, mempercepat persetujuan, dan mengurangi debat yang berulang. Istilah ini bukan alat untuk “menghilangkan risiko”, tetapi untuk memilih risiko yang paling selaras dengan prioritas perusahaan. Bagaimana kaitannya dengan Deliveree? Risk Appetite juga relevan dalam aktivitas pengiriman, karena setiap pengiriman punya variabel seperti waktu jemput, rute, jenis kendaraan, dan kebutuhan penanganan barang. Deliveree membantu pengelolaan risiko operasional lewat pilihan armada sesuai kebutuhan, fitur pelacakan, serta opsi layanan yang dapat disesuaikan dengan SOP bisnis. Dengan parameter layanan yang lebih terukur, perusahaan lebih mudah menjaga batas toleransi risiko dalam aktivitas logistik sehari-hari. Istilah Terkait dalam Kamus Logistik Deliveree Stakeholder  KPI  SLA  Kembali ke Kamus Logistik > > >

Definisi lengkap →

Resi: Arti, Fungsi, dan Contoh Penerapannya

Resi adalah bukti pengiriman yang memuat nomor pelacakan (tracking number) untuk memantau status kiriman, yang dimasukkan ke dalam sistem tracking. Dokumen ini biasanya diterbitkan setelah barang diserahkan ke penyedia layanan. Informasi di dalamnya membantu memastikan data pengiriman tercatat rapi dan dapat dicek kapan saja bila diperlukan. Kapan Resi digunakan dan apa manfaatnya? Resi digunakan setelah proses serah-terima barang untuk memastikan pengiriman bisa dilacak dan dibuktikan. Dalam praktiknya, dokumen ini bermanfaat untuk: memantau pergerakan barang dari titik pickup ke titik tujuan, menjadi referensi saat ada keterlambatan, salah rute, atau kendala lain, mendukung administrasi, misalnya pencocokan pesanan dan arsip pengiriman, mempermudah komunikasi antara pengirim, penerima, dan pihak operasional.   Bagaimana Resi terkait dengan layanan Deliveree? Resi relevan karena pengiriman membutuhkan bukti dan status yang jelas dari awal sampai selesai. Pada Deliveree, status perjalanan dapat dipantau lewat aplikasi selama pengiriman berlangsung, sehingga koordinasi dengan gudang, toko, atau pelanggan bisa lebih tertib. Layanan ini juga cocok untuk pengiriman bisnis yang memerlukan pencatatan rute, jadwal, dan detail order secara konsisten. Istilah Terkait dalam Kamus Logistik Deliveree ETA ePOD  Tracking Kembali ke Kamus Logistik > > >

Definisi lengkap →

Routing: Konsep dan Prosesnya dalam Logistik

Routing adalah proses menentukan rute pengiriman paling efisien dari titik jemput ke tujuan berdasarkan jarak, waktu tempuh, dan batasan operasional. Dalam praktik logistik, proses ini membantu menekan biaya, menjaga ketepatan waktu, dan mengurangi risiko keterlambatan saat kondisi jalan berubah. Hasilnya bukan sekadar “jalan tercepat”, melainkan rute yang paling masuk akal untuk target layanan dan kapasitas kendaraan. Kapan Routing digunakan dan apa manfaatnya? Routing digunakan saat ada banyak titik jemput/antar, target waktu ketat, atau ada batasan seperti jam bongkar muat dan akses kendaraan. Manfaat utamanya terlihat pada operasional harian karena rute yang dipilih lebih konsisten dan mudah dievaluasi. Selain itu, rute dapat disesuaikan ketika muncul hambatan seperti macet, penutupan jalan, atau perubahan prioritas pengiriman. Bagaimana Routing terkait dengan layanan Deliveree? Di Deliveree, kebutuhan routing muncul ketika pengiriman perlu disesuaikan dengan jenis armada, jadwal, serta titik tujuan yang berbeda. Layanan pengiriman berbasis armada membantu mengeksekusi rute yang sudah direncanakan dengan lebih rapi, terutama untuk pengiriman bisnis yang membutuhkan kepastian biaya dan waktu. Pelacakan status juga membantu memantau apakah rute berjalan sesuai rencana. Istilah Terkait dalam Kamus Logistik Deliveree Dispatch Scheduling TMS  Kembali ke Kamus Logistik > > >

Definisi lengkap →

Restock: Arti dan Alur Prosesnya dalam Bisnis

Restock adalah pengisian kembali stok di gudang atau toko saat persediaan menipis. Hal ini dipicu oleh reorder point, lead time pemasok, dan rencana distribusi. Kapan Restock digunakan dan apa manfaatnya? Restock digunakan ketika stok mendekati batas minimum agar penjualan tidak terhenti dan pelanggan tidak kecewa. Praktik ini membantu menjaga ketersediaan barang, terutama untuk produk cepat laku atau musiman. Dalam operasional harian, tim biasanya mengecek data penjualan, sisa stok, dan jadwal kedatangan pemasok untuk menentukan kapan harus melakukan pengisian kembali. Proses yang rapi juga memudahkan perencanaan ruang penyimpanan dan penjadwalan kerja di gudang. Bagaimana Deliveree terkait dengan kebutuhan ini? Deliveree dapat mendukung proses pengiriman barang dari pemasok ke gudang atau dari gudang ke toko cabang saat jadwal pengisian kembali berjalan. Pengguna bisa memilih jenis kendaraan sesuai volume barang dan rute pengantaran, sehingga pengaturan pengiriman tetap efisien. Jika pengiriman perlu ke lebih dari satu titik, layanan multi drop membantu distribusi ke beberapa lokasi dalam satu perjalanan. Pelacakan perjalanan juga membantu pemantauan status kiriman sampai barang diterima. Istilah Terkait dalam Kamus Logistik Deliveree Buffer Stock  ETA  Fulfillment  Kembali ke Kamus Logistik > > >

Definisi lengkap →

QHSE: Pengertian, Fungsi, Tujuan & Standarnya

QHSE adalah pendekatan manajemen kerja yang menggabungkan mutu, kesehatan kerja, keselamatan kerja, dan kepedulian lingkungan dalam satu kerangka yang konsisten. Istilah ini biasanya dipakai untuk memastikan proses operasional berjalan rapi, risiko kecelakaan ditekan, dan dampak terhadap lingkungan tetap terkendali, terutama di industri yang aktivitas lapangannya padat. Kapan QHSE digunakan dan apa manfaatnya? QHSE digunakan saat perusahaan perlu standar yang jelas untuk menjalankan pekerjaan dengan aman sekaligus menjaga kualitas hasil. Penerapannya sering terlihat pada proyek konstruksi, manufaktur, pergudangan, migas, hingga logistik, karena banyak aktivitas berisiko dan melibatkan banyak orang. Kerangka ini membantu menyatukan SOP, pelatihan, audit, dan pelaporan insiden agar keputusan operasional lebih terukur. Apa kaitannya dengan Deliveree? Dalam konteks Deliveree, prinsip QHSE relevan karena proses pengiriman melibatkan aktivitas fisik, kendaraan, dan area bongkar muat yang berpotensi menimbulkan risiko. Pengaturan jadwal pickup, instruksi penanganan barang, serta komunikasi yang rapi membantu operasional lebih tertib dan meminimalkan kejadian yang tidak diinginkan. Praktik kerja yang terstandar juga mendukung konsistensi layanan saat pengiriman rutin. Istilah Terkait dalam Kamus Logistik Deliveree Working Permit Fire Drill  KPI  Kembali ke Kamus Logistik > > >

Definisi lengkap →

Peti Kemas: Pengertian, Jenis & Ukuran

Peti kemas (kontainer) adalah unit kargo standar berbahan logam yang dirancang untuk mengangkut barang secara aman melalui berbagai moda transportasi seperti kapal, kereta api, dan truk trailer. Wadah ini memfasilitasi sistem pengangkutan antarmoda. Bentuk dan dimensinya dibuat seragam agar proses bongkar muat lebih cepat, rapi, serta mudah dipindahkan tanpa membongkar isi. Dalam praktiknya, wadah ini membantu mengurangi risiko kerusakan, menjaga keamanan, dan membuat perencanaan kapasitas pengiriman lebih jelas. Kapan Peti Kemas digunakan dan apa fungsinya? Penggunaan peti kemas sangat krusial dalam perdagangan global untuk menjaga standardisasi muatan. Selain ukuran standar 20 dan 40 kaki, terdapat berbagai jenis yang menyesuaikan dengan karakteristik barang. Misalnya, Dry Container untuk barang umum, Reefer (berpendingin) untuk bahan makanan, serta Open Top untuk barang yang melebihi tinggi standar.   Kontainer berfungsi saat proses pemindahan barang perlu perlindungan fisik yang kuat, atau rute pengiriman melibatkan lebih dari satu moda transportasi. Wadah ini juga umum dipakai untuk pengiriman jarak jauh, terutama ketika butuh penanganan yang konsisten dari titik asal sampai tujuan. Manfaat utamanya terasa pada efisiensi waktu bongkar muat, pengendalian risiko kehilangan, dan kemudahan pengaturan ukuran muatan. Bagaimana kontainer terkait dengan layanan Deliveree ? Deliveree membantu proses pengiriman barang dengan armada yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk untuk angkutan muatan besar dan rute antarkota. Jika barang Anda sudah dipacking rapi dan butuh kendaraan yang tepat, Deliveree memudahkan pemesanan, penjadwalan, dan pemantauan perjalanan. Layanan ini relevan untuk bisnis yang ingin pengiriman lebih terencana tanpa proses yang berbelit. Istilah Terkait dalam Kamus Logistik Deliveree Bill of Lading  CBM  Ocean Freight Kembali ke Kamus Logistik > > >

Definisi lengkap →

Principal Perusahaan: Arti & Peran di Logistik

Principal perusahaan adalah pemilik merek atau produsen yang menetapkan kebijakan harga dan ketersediaan produk serta menunjuk distributor untuk menyalurkan produknya. Dalam ekosistem bisnis, pihak ini menjaga konsistensi produk di pasar: mulai dari aturan penjualan, strategi promosi, hingga standar layanan yang perlu dipatuhi oleh mitra distributor. Peran ini penting saat bisnis ingin memperluas jangkauan tanpa harus membangun jaringan distribusi sendiri dari nol. Kapan peran principal dibutuhkan? Kehadiran principal perusahaan menjadi krusial saat sebuah bisnis ingin melakukan ekspansi pasar tanpa harus mengelola ritel secara mandiri. Dengan menetapkan parameter operasional yang jelas, pemilik merek memastikan citra produk tetap konsisten di berbagai wilayah. Strategi ini sangat membantu dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan rantai pasok berjalan sesuai target volume yang telah ditentukan sebelumnya. Jika sebuah bisnis memiliki hak kekayaan intelektual atas suatu barang, maka status sebagai pengambil keputusan tertinggi berada di tangan mereka. Apa hubungannya dengan Deliveree? Di Deliveree, menyiapkan rincian paket dan instruksi penanganan (misalnya “fragile” atau “jangan ditumpuk”) agar kurir/driver paham sejak awal dapat dilakukan dengan mudah. Dengan pelacakan dan bukti serah-terima digital, penerima dapat mengecek jumlah kemasan saat barang tiba, lalu melaporkan jika ada perbedaan secara cepat, tanpa komunikasi bolak-balik yang panjang. Istilah Terkait dalam Kamus Logistik Deliveree Shipper  Saluran Distribusi  Distributor Kembali ke Kamus Logistik > > >

Definisi lengkap →

Picker : Definisi & Tanggung Jawabnya di Gudang

Picker adalah staf operasional gudang yang bertugas mengambil barang dari lokasi penyimpanan sesuai daftar pesanan dan memastikan jumlah serta SKU-nya akurat. Peran ini menjadi fondasi utama dalam rantai pasok karena efisiensi mereka menentukan seberapa cepat sebuah pesanan dapat diproses sebelum masuk ke tahap pengemasan. Apa pentingnya peran Picker demi kelancaran operasional? Peran picker berguna dalam gudang untuk menjalankan proses pemenuhan pesanan harian, terutama ketika volume order tinggi, beragam variasi item, atau ketika gudang memiliki sistem inventaris yang kompleks. Selain mengambil barang, tugas picker juga perlu memastikan  bahwa tipe, jumlah, dan kualitas produk sesuai dengan instruksi kerja. Penggunaan alat bantu seperti handheld scanner atau voice picking sering membantu mereka meminimalkan kesalahan manusia. Dampaknya biasanya terlihat pada hal-hal berikut: Mengurangi risiko salah ambil barang karena ada prosedur cek lokasi dan label Mempercepat waktu proses karena rute pengambilan bisa diatur lebih efisien Menjaga ketertiban inventaris lewat pencatatan item yang keluar-masuk Membantu tim menemukan hambatan layout gudang (misalnya rak terlalu padat) Bagaimana ini terkait dengan Deliveree? Setelah barang terkumpul dan siap dikirim, kebutuhan berikutnya adalah transportasi yang fleksibel dan bisa dilacak. Deliveree membantu pengiriman dari gudang ke toko, kantor, atau pelanggan dengan pilihan armada sesuai volume, opsi multi-drop, dan pelacakan perjalanan. Untuk kebutuhan bisnis rutin, tersedia fitur akun bisnis, laporan, dan dukungan layanan pelanggan agar pengiriman lebih tertata. Istilah Terkait dalam Kamus Logistik Deliveree Packer  WMS  Fulfillment Kembali ke Kamus Logistik > > >

Definisi lengkap →

Blog ini hanya tersedia di bahasa Inggris . Klik dibawah ini untuk melihat di Inggris.

flag indonesia
Kembali