Cycle time adalah total waktu untuk menyelesaikan satu siklus proses dari awal sampai selesai. Istilah ini sering dipakai untuk melihat seberapa cepat sebuah pekerjaan bisa “berputar” lagi, misalnya satu barang selesai diproduksi, satu pesanan selesai dipicking, atau satu pengantaran selesai dituntaskan. Angka ini membantu tim membandingkan performa antar shift, antar gudang, atau sebelum dan sesudah ada perbaikan cara kerja.
Kapan Cycle Time dipakai dan apa gunanya?
Istilah ini dipakai saat Anda ingin mengukur kecepatan proses yang berulang dan mudah dihitung per siklus. Cara hitung paling sederhana: total waktu proses ÷ jumlah unit/pekerjaan yang selesai. Contoh: 120 menit untuk menyiapkan 40 paket berarti 3 menit per paket. Dari sini, Anda bisa menemukan langkah yang paling menyebabkan antrean, menetapkan target harian yang realistis, dan juga menilai dampak perubahan alur kerja tanpa menebak-nebak.
Bagaimana Cycle Time terkait dengan Deliveree?
Di aktivitas pengiriman, waktu siklus bisa ikut dipengaruhi hal-hal kecil seperti kesiapan barang saat dijemput, akses lokasi, dan urutan titik antar. Deliveree membantu proses lebih rapi lewat penjadwalan pickup, catatan alamat yang jelas, pilihan kendaraan sesuai muatan, serta fitur pelacakan untuk memantau perjalanan. Kalau operasional makin tertib, waktu tunggu berkurang dan proses antar-jemput jadi lebih konsisten.
Istilah Terkait dalam Kamus Logistik Deliveree
SLA
Fulfillment
Chat